Showing posts with label Teknik Sipil. Show all posts
Showing posts with label Teknik Sipil. Show all posts

Tuesday, 28 March 2017

Buku Kriteria Perencanaan Irigasi (KP) Lengkap

Assalamualaikum wr. wb

Selamat pagi, siang dan malam untuk kita semua ^_^
Apa kabar nih rekan- rekan sekalian? Semoga selalu sehat dan dalam lindungan allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa ya ^_^
Bagi yang sudah kelas XII SMA/SMMK/MA semoga dapat menempuh Ujian Nasional dengan baik dan bisa masuk ke perguruan tinggi idaman ya ^_^

Berbicara tentang perguruan tinggi, mungkin sebahagian dari rekan - rekan sudah menentukan kemana arah perguruan tingginya, dan jika ada yang memilih jurusan teknik sipil, Postingan ane  kali ini tentu perlu untuk dilihat bagi rekan -rekan yang ingin masuk ke jurusan teknik sipil ataupun yang sudah kuliah di jurusan teknik sipil tersebut.

Menurut WikipediaTeknik sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia.
Teknik sipil mempunyai ruang lingkup yang luas, di dalamnya pengetahuan matematika, fisika, kimia, biologi, geologi, lingkungan hingga komputer mempunyai peranannya masing-masing. Teknik sipil dikembangkan sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dan pergerakannya, hingga bisa dikatakan ilmu ini bisa mengubah sebuah hutan menjadi kota besar.
Seorang Ahli teknik sipil tidak hanya berurusan dengan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi di bidang lain seperti yang berkaitan dengan informatika, memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan program CAD, pemodelan kerusakan akibat gempa, banjir. 
Hal ini sangat penting di negara maju sebagai tolak ukur kelayakan pembangunan sebuah bangunan vital yang mempunyai risiko dapat menelan korban banyak manusia seperti reaktor nuklir atau bendungan, jika terjadi kegagalan perencanaan teknis. Rancangan bangunan tersebut biasanya dimodelkan dalam komputer dengan diberikan faktor-faktor ancaman bangunan tersebut seperti gempa dan keruntuhan struktur material. Peran ahli teknik sipil juga masih berlaku walaupun fase pembangunan sebuah gedung telah selesai, seperti terletak pada pemeliharaan fasilitas gedung tersebut.
Dalam ilmu teknik sipil terdapat beberapa bidang keahlian antara lain struktur, transportasi, geoteknik, dan juga keairan. 
·         Struktural : Cabang yang mempelajari masalah struktural dari materi yang digunakan untuk pembangunan. Sebuah bentuk bangunan mungkin dibuat dari beberapa pilihan jenis material seperti baja, beton, kayu, kaca atau bahan lainnya. Setiap bahan tersebut mempunyai karakteristik masing-masing. Ilmu bidang struktural mempelajari sifat-sifat material itu sehingga pada akhirnya dapat dipilih material mana yang cocok untuk jenis bangunan tersebut. Dalam bidang ini dipelajari lebih mendalam hal yang berkaitan dengan perencanaan struktur bangunan, jalan, jembatan, terowongan dari pembangunan pondasi 
hingga
bangunan siap digunakan.
·         Geoteknik : Cabang yang mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah dan batuan dalam menopang suatu bangunan yang akan berdiri di atasnya. Cakupannya dapat berupa investigasi lapangan yang merupakan penyelidikan keadaan-keadaan tanah suatu daerah, penyelidikan laboratorium serta perencanaan konstruksi tanah dan batuan, seperti: timbunan (embankment), galian (excavation), terowongan tanah lunak (soft soil tunnel), terowongan batuan (rock/mountain tunnel), bendungan tanah/batuan (earth dam, rock fill dam), dan lain-lain

·         Transportasi : Cabang yang mempelajari mengenai sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Mencakup bidang ini antara lain konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.
·         Hidrologi (Keairan) : Cabang yang mempelajari air, distribusi, pengendalian dan permasalahannya. Mencakup bidang ini antara lain cabang ilmu hidrologi air (berkenaan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai dsb), hidrolika (sifat material air, tekanan air, gaya dorong air dsb) dan bangunan air seperti pelabuhan, irigasi, waduk/bendungan(dam), kanal.
Nah pada kesempatan ini, ane ingin mengupas sedikit tentang Bidang keairan (Hidrologi).
Bidang keairan didalam merencanakan suatu bangunan-bangunan air selalu membutuhkan buku penunjang sebagai pedoman standar dalam perencanaan. 
Buku Kriteria Perencanaan Irigasi (KP) disusun dan ditetapkan dengan tujuan agar ada keseragaman dalam kegiatan perencanaan pembangunan irigasi di Indonesia. Buku Kriteria Perencanaan (KP) tersedia dalam bentuk soft file di website ini  ^_^.
Bagi rekan-rekan yang membutuhkannya silahkan di download melalui link yang tersedia di bawah ini :


  • Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi (KP-01) Tahun 2010

                  Via GoogleDrive / Via Media Fire

  • Kriteria Perencanaan Bagian Bangunan Utama (KP-02) Tahun 2010

                   Via GoogleDrive / Via Media Fire

  • Kriteria Perencanaan Bagian Saluran (KP-03) Tahun 2010

                  Via GoogleDrive / Via Media Fire

  • Kriteria Perencanaan Bagian Bangunan (KP-04) Tahun 2010

                  Via GoogleDrive / Via Media Fire

  • Kriteria Perencanaan Bagian Petak Tersier (KP-05) Tahun 2010

                  Via GoogleDrive / Via Media Fire

  • Kriteria Perencanaan Bagian Parameter Bangunan (KP-06) Tahun 2010

                  Via GoogleDrive / Via Media Fire

  • Kriteria Perencanaan Bagian Standar Pembangunan (KP-07) Tahun 2010


                  Via GoogleDrive / Via Media Fire

Nah, link diatas adalah link untuk mendownload Buku Kriteria Perencanaan (KP) mulai dari KP 01 - Kp 07. Bila ada link yang rusak atau bagi rekan - rekan yang ingin request buku seputar teknik sipil ataupun yang lainnya silahkan komentar di bawah ya manatau ane bisa bantu mencari nya ^_^

Semoga bermanfaat  ya ^_^

Thursday, 21 July 2016

Ciri - Ciri Jalan ASPAL, BETON, TANAH yang Baik dan Tidak Baik


Assalamualaikum Wr. WB

Selamat Pagi , siang , dan malam semuanya :)

Apa kabar nih teman - teman?? Tentunya pada sehat kan??

Ohh ya pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan ilmu tentang  Ciri-Ciri Jalan yang Baik dan Tidak Baik.. Yappz hal ini penting agar kita bisa mengetahui bagaimana Jalan yang baik dan Jalan yang tidak baik :)


Okk langsung saja ini dia penjelasannya CEKIIDOTT!!!




 


1.    KERUSAKAN JALAN



A.  Retak (cracks)

1.     Retak Kulit Buaya (alligator cracks)



Salah satu kerusakan jalan berupa retak yang memiliki celah cukup lebar. Kemungkinan terjadi akibat bahan perkerasan jalan yang kurang baik, tanah dasar lapisan di bawah permukaan kurang stabil yang mungkin terjadi akibat tidak dilakukannya survey terhadap kondisi tanah sebelum dilakukannya perkerasan jalan.

Akibat yang dapat ditimbulkan dengan adanya retak kulit buaya (alligator cracks) pada jalan yaitu apabila jalan tersebut terus-menerus dilalui oleh kenderaan maka akan menyebabkan lekukan akibat tidak stabilnya keadaan tanah. Ketika hujan turun, retakan tersebut akan tergenang oleh air, akibatnya air akan menyerap ke lapisan dalam jalan melalui celah-celah pada retakan, lama-kelamaan dapat menyebabkan terjadinya lubang yang akan menyebabkan terjadinya kerusakan menyeluruh pada perkerasan jalan.
                                                                    
2.     Retak Pinggir (edge cracks)




Gambar di atas merupakan salah satu contoh kerusakan jalan berupa retak yang terjadi pada daerah pinggir badan jalan. Retak pada jalan ini juga termasuk pada jenis retak halus karena lebar celah yang tidak begitu besar. Kemungkinan yang menjadi penyebab kerusakan ini adalah bahan perkerasan/ kualitas material kurang baik, pelapukan permukaan, air tanah pada badan perkerasan jalan, tanah dasar di bawah permukaan kurang stabil. Selain itu retak ini kemungkinan juga terjadi akibat akar tanaman yang tumbuh di sekitar badan jalan. Di sekitar badan jalan yang mengalami kerusakan ini memang terdapat tanaman asam jawa, kemungkinan kerusakan ini terjadi akibat akar tanaman tersebut yang menjalar di bawah permukaan jalan, sehingga menimbulkan keretakan.

Faktor terbesar yang menjadi penyebab lanjutan dari keretakan jalan ini yaitu faktor air hujan. Air hujan yang turun akan masuk melalui celah-celah retakan dan akan sampai pada lapisan perkerasan jalan di bawahnya, sehingga akan mengurangi kekuatan perkerasan jalan. Lama-kelamaan dapat berkembang menjadi retak buaya, dan akan berkembang menjadi kerusakan lebih besar yang diikuti oleh pelepasan butir pada tepi retak.


3.     Retak halus/rambut



Jalan aspal dapat terjadi retak halus dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:
Ø  Bahan perkerasan yang kurang baik
Ø Tanah dasar atau perkerasan dibawah lapis permukaan yang kurang stabil.





B.  Berlubang



Gambar di atas merupakan salah satu contoh kerusakan jalan yang kemungkinan diakibatkan oleh bahan perkerasan atau kualitas material yang kurang baik, tanah dasar lapisan di bawah permukaan kurang stabil dan faktor air hujan. Tampak pada gambar bahwa lubang digenangi oleh air hujan, air hujan lama-kelamaan akan menambah lebar diameter lubang dan menyebabkan  pelepasan butir dari pinggir lubang sehingga kerusakan jalan akan bertambah parah.




C.  Bergelombang





Pada gambar di atas, tampak bahwa sebagian bahu jalan digenangi oleh air hujan, itu berarti terdapat perbedaan tinggi pada perkerasan jalan tersebut. Kemungkinan besar penyebab jalan menjadi bergelombang yaitu tanah dasar di bawah permukaan jalan yang kurang stabil akibat tidak dilakukannya survey yang teliti terhadap keadaan tanah pada perkerasan jalan tersebut. Jalan seperti ini apabila terus menerus dilalui oleh kendaraan, apalagi kendaraan yang berat akan menambah kedalaman gelombang. Selain itu, air hujan yang menggenangi jalan yang bergelombang lama-kelamaan juga dapat menjadi penyebab kerusakan lanjutan dari jalan yang bergelombang.




Kemungkinan penyebab kerusakan jalan pada gambar di atas adalah bahan perkerasan/ kualitas perkerasan yang kurang baik dan faktor air hujan. Ketika hujan turun, air hujan akan menggenangi jalan tersebut, sehingga menyebabkan jalan terkikis oleh air karena material jalan yang kurang baik, butir-butir material perkerasan jalan juga akan terlepas, lama-kelmaan kerusakan akan bertambah parah, sehingga akan mengganggu lalu lintas.








Contoh jalan pada gambar di atas termasuk pada kondisi jalan yang sudah tidak baik, karena lapisan aus sebagai lapisan paling atas dari jalan sudah tidak tampak dan tidak menutupi lagi lapisan di bawah nya, akibatnya butiran batu pada campuran jalan tampak jelas. Jalan seperti ini apabila terus-menerus dilalui oleh kendaraan dan terkena air hujan akan menyebabkan kerusakan dan butiran-butiran batu terlepas sehingga dapat mengganggu lau lintas. Kemungkinan penyebab hal tersebut adalah faktor usia dari jalan itu sendiri dan tidak adanya dilakukan perbaikan terhadap jalan tersebut.



D.   Jalan Tanah Yang Rusak



Kerusakan pada jalan tanah dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:
Ø Kerusakan pada jalan tanah pada gambar  biasa disebut kerusakan alur. Bentuk turunnya berbentuk memanjang,yang disebabkan oleh lintasan beban /kendaraan secara berulang-ulang.



E.    Jalan Tanah yang Tidak Memiliki Selokan


Menurut saya foto jalan yang masih terbuat dari tanah ini merupakan jalan yang tidak baik karena tidak memiliki selokan sebagai tempat untuk mengalirkan air ketika hujan. Akibat tidak memiliki selokan , jalan tanah ini sering terendam atau tergenang air bila hujan turun yang mengganggu saat berkendaraan.


F.    Jalan Tanah yang Tidak Rata





Foto jalan ini menunjukkan bahwa jalan yang masih terbuat dari tanah ini memiliki kedataran tanah yang tidak sama , hal ini bisa terjadi karena proses pemadatan yang kurang maksimal ( kurang bagus) sehingga terjadi pemadatan yang tidak rata yang mengakibatkan jalan menjadi bergelombang.



2.    Jalan Aspal yang Bagus

A.    




Menurut saya jalan diatas termasuk jalan yang bagus karena  ketika hujan turun air tidak akan tergenang dijalan karena kemiringan jalan baik,dan saluran  pembuangan air dapat berfungsi dengan baik walaupun hujan deras. Selain itu kualitas jalan baik karena tidak terdapatt keretakan disepanjang jalan, itu artinya bahwa pengerjaan jalan baik.




B.

Foto gambar diatas menurut saya merupakan contoh jalan yang bagus karena :
§  Aspal tersebut berwarna coklat sampai hitam, karena tidak memantulkan  cahaya, sehingga layak digunakan.
§  Memiliki pembuangan ( selokan ) dikiri kanan jalan
§  Pemadatan material jalan dilakukan dengan baik
§  Tidak bergelombang, berlubang dan retak
§  Elevasi jalan rata dan tidak bergelombang
§  Tidak terdapat kerusakan pada jalan seperti retakan halus ataupun retak kulit buaya.
§  Terdapat trotoar untuk pejalan kaki.
§  Terdapat jalur hijau untuk tempat tumbuhnya pepohonan.

  


C.



Menurut saya jalan diatas termasuk jalan yang bagus karena ketika hujan turun air tidak akan tergenang dijalan karena kemiringan jalan baik,dan saluran  pembuangan air dapat berfungsi dengan baik walaupun hujan deras. Selain itu kualitas jalan baik karena tidak terdapatt keretakan disepanjang jalan, itu artinya bahwa pengerjaan jalan baik.




dah tau kan gimana CIRI-CIRINYA?? ^_^

Semoga bermanfaat ya ^_^

Thursday, 28 April 2016

Bangunan Beton Yang Layak dan Tidak Layak


https://lh3.googleusercontent.com/pSSVnVTHP0L3btZ15SeaMrI_jdg0lm5a4Nb5hZZhN0pTGoMTvgJWGEK_jHHuJklr1O0=w300 

 Assalamualaikum Wr. WB

Selamat Pagi , siang , dan malam semuanya :)

Apa kabar nih teman - teman?? Tentunya pada sehat kan??

Ohh ya pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan sedikit ilmu saya bagaimana sih cara mengecek Beton yang Layak dan dan yang Tidak Layak.. Yappz hal ini penting agar kelak bangunan rumah yang kita bangun sesuai dengan standart yang berlaku :)

Okk langsung saja ini dia penjelasannya CEKIIDOTT!!!



 

Bangunan Beton yang Tidak Layak




Foto bangunan beton di atas merupakan bagian atap dari salah satu ruangan di kos saya yang berada di jalan Dr. Sofyan No 96 Komplek USU, Medan. Kos ini terdiri dari dua lantai, ruangan yang memiliki atap seperti gambar di atas berada di lantai bawah (lantai 1), dimana atap ruangan tersebut menjadi teras kamar kos saya yang berada di lantai atas (lantai 2).

Dilihat dari foto di atas, jelas bahwa bangunan beton tersebut termasuk pada kategori tidak layak. Mengapa? Ada beberapa faktor yang menjadi syarat kelayakan suatu bangunan beton, yaitu:

Faktor Kekuatan
Salah satu syarat kelayakan bangunan beton yaitu kuat. Dari foto di atas, dapat dilihat bahwa bangunan beton tersebut memiliki kekuatan yang rendah karena keadaannya yang sudah keropos dan retak. Kemungkinan besar, faktor yang menjadi penyebab beton tersebut retak dan keropos yaitu tidak tepat dan seimbangnya bahan-bahan campuran pada pembuatan beton. Kebanyakan pekerja bangunan yang tidak berlatarbelakangkan sipil, tidak memikirkan keseimbangan bahan-bahan campuran beton yang akan dibuat. Padahal bahan-bahan campuran tersebut sangat mempengaruhi kekuatan beton. Retak dan keroposnya beton tersebut kemungkinan disebabkan oleh kurangnya air dan semen yang menyebabkan agregat tidak bisa tercampur dan tidak merekat dengan sempurna, tidak seimbangnya antara agregat kasar dan agregat halus, adukan tidak tercampur rata, dan pemadatan yang kurang sempurna. Selain itu, kemungkinan lain yang menyebabkan retak dan keroposnya beton tersebut adalah terjadi segregasi karena campuran yang terlalu kental akibat kekurangan air,dan  tidak seimbangnya bahan campuran lainnya, serta faktor lain yang menyebabkan segregasi seperti terlalu tinggi jatuhnya saat pengecoran. Hal tersebut dapat dilihat dari keadaan beton yang keropos. Beton yang mengalami segregasi akan mengurangi kekuatannya. Keroposnya beton ersebut kemungkinan juga dapat terjadi akibat struktur yang tidak kuat, dimana struktur yang dibuat tidak sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya.
Bangunan beton yang menjadi teras tersebut, merupakan teras terbuka yang tidak mempunyai atap sehingga tidak ada penghalang antara beton dengan pengaruh luar, seperti cuaca. Oleh karena keadaan beton yang termasuk tidak layak, dimana terdapat retak yang tidak hanya pada bagian dalam ruangan namun juga pada bagian luar, sehingga ketika hujan turun, air akan mengenai beton, yang kemudian mengalir melalui celah retak menuju bagian dalam beton, kemudian air akan mengenai tulangan, yang lama kelamaan menyebabkan tulangan berkarat dan terlepas dari beton. Hal tersebut akan sangat mempengaruhi kekuatan beton.


Faktor Keindahan
Dilihat dari faktor keindahan, jelas bahwa bangunan beton yang tidak layak hanya mempunyai keindahan sementara. Keindahan bangunan beton yang tidak layak hanya terlihat pada saat bangunan beton tersebut masih dalam keadaan baik/bagus. Lama kelamaan, akan muncul kerusakan-kerusakan yang menunjukkan bahwa beton tersebut tidak layak seperti retak, keropos, dan lainnya.


Faktor Biaya/ Ekonomis
Para kontraktor biasanya menginginkan bagaimana suatu pekerjaan dapat dilakukan dan menghasilkan suatu konstruksi yang layak namun dengan biaya yang sedikit (ekonomis). Dalam kasus bangunan beton di atas kemungkinan keinginan tersebut tidak tercapai, dimana dengan biaya yang sedikit (ekonomis) malah menghasilkan konstruksi yang tidak layak.


Bangunan Beton yang Layak



Foto di atas merupakan contoh bangunan beton yang termasuk kategori layak. Kolom tersebut terdapat pada Pendopo Tata Niaga Politektik Negeri Medan yang berada diantara Gedung Serba Guna dan Musholah.
Kelayakan suatu bangunan beton dapat dilihat dari beberapa syarat, yaitu:

Kekuatan
Bangunan beton yang layak harus lah kuat. Kekuatan tersebut ditentukan oleh kesesuaian perbandingan antara bahan-bahan campuran beton serta faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kekuatan suatu bangunan beton. Kolom tersebut termasuk dalam kategori layak karena keadaannya yang baik, tidak retak maupun keropos. Yang berarti kolom tersebut memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan beban yang ditopangnya. Baiknya perencanaan kolom tersebut merupakan kemungkinan yang membuat kolom tersebut kuat.


Keindahan
Selain kekuatan, bagunan beton yang layak juga harus memenuhi syarat keindahan. Apabila suatu bangunan beton termasuk kategori layak, tentulah bangunan tersebut akan memiliki keindahan. Apalagi dipadukan dengan seni arsitektur yang indah, misalnya pewarnaan, bentuk, dan lainnya. Seperti foto di atas yang keindahannya dapat terlihat dengan pewarnaannya yang sesuai dengan warna utama Politeknik Negeri Medan.

Ekonomis
Suatu bangunan beton yang layak tidak harus mahal. Asalkan bangunan beton yang dibuat sesuai dengan perencanaan. Baik dari bahan-bahan campuran, proses pengerjaan, dan faktor lain yang mempengaruhi kelayakan bangunan beton tersebut.




Udah tau kan gimana perbedaannya?? ^_^

Semoga bermanfaat ya ^_^