Pages

Monday, 12 November 2012

SIAPA PERUSAK TERUMBU KARANG?




            Kerusakan terumbu karang bukan semata-mata oleh ulah manusia.Bencana alam yang menguncang Nias bulanMaret 2007,misalnya,telah mengangkat dasar laut setinggi 1-1,5 meter.Selain daratan bertambah luas,puluhan hektare terumbu karang ikut mencuat ke muka bumi menjadi dartan.akibat bencana itu,menurut laporan,kerusakan terumbu karang di Nias seluas 30%.
            Tentunya,bencana alam bukanlah perusak utama dari terumbu karang .Ulah dan tingkah laku yang dilakukan oleh manusia menjadi faktor utama kerusakannya.kini,menurut catatan,kerusakan dari terumbu karang secara nasional sudah mencapai 70% yang masih dalam kondisi baik hanya berada di kisaran 30% saja.
            Terumbu karang indonesia menurut ekosistemnya 42.000 km² atau mewakili 16,5% dari terumbu karang dunia (255.300 km²).Dengan perkiraan seperti itu,indonesia sebenarnya meduduki peringkat kedua setelah Australia yang memiliki terumbu karang seluas 48.000 km².Terumbu karang merupakan rumah bagi dari ribuan hewan dan tumbuhan yang meliki nilai ekonomis tinggi.Aneka jenis hewan laut mencari makan dan berlindung pada ekosistem tersebut.Suatu ekosistem terumbu karang dikatakan buruk kalau karang hidupnya 0-24.95,dan disebut sedang apabila tutupan karang hidup berupa 25-49,9%.Sedangkan yang masuk kriteria bagus adalah kalau karang hidupnya 50-74,9%,dan sangat bagus bila tutupan terumbu karang hidup lebih besar dari 75%.
            Aneka penelitian dan pengamatan terhadap pemanfaatan terumbu karang menunjukan bahwa secara umum terjadi degradasi terumbu karang.Penyebab utama adalah dari ulah manusia (anthropogenic causes) dan akibat dari alam (natural causes).Manusia sendiri terpaksa merusak lingkungan dari terumbu karang karena faktor demografi,perkembangan teknologi,peningkatan jumlah penduduk,dan teknologi.Selain itu manusia juga menjadi perusak karena menggunakan alat penangkapan ikan berlebihan serta penggunaan alat dan metode seperti bom dan racun.Kegiatan pembangunan di wilayah pesisir dan hulu sering dituding sebagai penyebab kerusakan lingkugan terumbu karang itu.
            Selain alam,berbagai masalah menjadi penyebab dari proses dalam degradasi terumbu karang.Berdasarkan hasil identifikasi dan analisis para peneliti,ditemukan ada beberapa faktor yang menjadi akar permasalahan kenapa manusia merusak lingkungan terumbu karang.Diantaranya adalah inkonsistensi dalam pelaksanaan kebijakan,metode pengelolaan yang kurang memadai,serta instrumen hukum dan penegakan peraturan perundang-undangan yang masih belum memadai.Juga ada pula faktor dari ekonomi seperti faktor dari kemiskinan,keserakahan,kapasitas dan kapabilitas pengelolaan yang masih sangat kurang memadai,permintaan pasar/tingkah laku konsumen,faktor budaya/adat istiadat/kebiasaan,dan statuswlyah terumbu karang yang terbuka untuk umum.
            Untuk menyelamatkan terumbu karang,pemerintah melakuakan langkah penyelamatan lewat program coremap atau yang lebih dikenal dengan Coral Reef Rehabilitation and Management Program atau program rehabilitasi dan pengelolaan terumbu karang.Program jangka panjang yang diprakarsai oleh pemerintah yang tujuan melindungi,merehabilitasi dan mengelola pemanfaatan secara lestari terumbu karang dan ekosistem  terkait di indonesia,yang pada bergilirannya akan menunjang kesejahteraan masyarakat pesisir.Program Coremap meliputi menyadarkan masyarakat dalam memahami arti pentin terumbu karang dan melibatkan masyarakat dalam untuk berperan aktif dalam berperan aktif dalam pngelolaan dan pemanfaatan secara lestari.Coremap juga meningkatkankemampuan kelembagaan dan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam perencanaan dan implementasi kebijakan yang mempengaruhi pengelolaan terumbu karang.Pengembangan pengelolan berbasis masyarakat dengan meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia pengguna terumbu karang,membentuk sistem pemantauan dan informasi terumbu karang untuk menyebarkan informasi dari hasil memonitoring,serta meneliti dan mengevaluasistatus terumbu karang.
            Solusi telah diberikan oleh pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan tersebutNamun,bagaimana implementasi secara langsung??? Masyarakat tentu diharapkan lebih paham dan sadar untuk ikut serta menyelamatkan terumbu karang karena dari sanalah semua makhluk hidup saling berinteraksi.
 
Sumber : klik

1 comments :

Post a Comment

 
Gunakanlah Mozilla FireFox Versi Terbaru Untuk Memperoleh Hasil Terbaik Dari Blog Ini . Online Peoples