Pages

Monday, 12 November 2012

Dampak badai matahari bagi bumi

A.Pengertian matahari
             Seperti yang kita ketahui,matahari adalah bola raksasa yang terbentuk dari gas yang tersusun dari hidrogen dan helium. Matahari termasuk dari bintang berwarna putih yang berperan sebagai pusat tata surya yang mana termasuk planet tercinta kita yaitu bumi. Seluruh komponen tata surya termasuk 8 planet dan satelit masing-masing, planet-planet kerdil, asteroid,komet, dan debu angkasa berputar mengelilingi Matahari yang memiliki lintasan orbit masing-masing. Di samping sebagai pusat peredaran, Matahari juga merupakan sumber energi untuk kehidupan yang berkelanjutan yang tak pernah habis(energi solar). Panas Matahari menghangatkan bumi dan membentuk iklim, sedangkan cahayanya menerangi Bumi serta dipakai oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis.Tanpa Matahari, tidak akan ada kehidupan di Bumi karena banyak reaksi kimia yang tidak dapat berlangsung.
            Sebelum Nicolaus Copernicus  mengemukakan teori bahwa Matahari adalah pusat peredaran tata surya(heliosentris) pada abad 16,banyak kalangan-kalangan pada saat itu mempercayai teori geosentris (bumi sebagai pusat tata surya) yang dikemukakan oleh Ptolemeus dan telah bertahan sejak abad ke 2 Sebelum masehi.Namun apa yang disampaikan oleh Ptolemeus adalah keliru dan banyak dipercayai oleh kaum awan pada saat itu.Kini untuk menguji  konsep fusi nuklir yang dikemukakan oleh Subrahmanyan Chandrasekhar dan Hans Bethe pada tahun 1930 akhirnya dapat menjelaskan apa itu Matahari secara tepat. 

       Banyak dari  berbagai kalangan  memprediksi terutama para ilmuwan yang mana mereka memprediksikan  badai matahari akan terjadi antara kurun waktu 2012-2015.Puncaknya terjadi pada maret 2013,hal ini disimpulkan dari penelitian yang dilakukan oleh NASA.Penyebab dari badai matahari  yang mana memiliki bintik hitam yang diidentifikasi. Apabila pemunculan bintik sangat sedikit, maka suhu Bumi akan sangat dingin dan membeku yang mana sangat mempengaruhi iklim di bumi. Bumi pada masa lampau pernah mengalami peristiwa tersebut yang dikenal dengan sebutan “zaman es”. Pemunculan bintik hitam pada matahari memiliki siklus. Siklus ledakan dahsyat dari masa puncak aktivitas bintik hitam matahari diprediksikan akan terjadi setiap 11 tahun sekali.

            Bintik hitam matahari berbeda dengan lingkaran hitam yang mengitari matahari. Pada sekitar jam 11 – 12, tanggal 27 September 2007, terlihat adanya lingkaran besar berwarna hitam yang mengitari matahari,bintik hitam tersebut yang sering dikenal dengan nama HALO matahari.HALO matahari berasal dari bahasa Yunani yaitu, HALO berarti lingkaran atau bola. Lingkaran hitam tersebut merupakan peristiwa biasa seperti halnya pelangi.Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengungkapkan bahwa badai matahari akan terjadi ketika adanya flare dan Corona Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer matahari yang kekuatannya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima dan ledaan tersebut menghasilkan cahaya yang sangat terang atau panas tinggi tanpa menghasilkan ledakan. Sementara CME adalah sejenis ledakan sangat besar menyebabkan semburan partikel-partikel berkecepatan tinggi yakni sekitar 400 km/detik.
.
B. Dampak dari badai matahari
            Badai matahari ialah berupa gangguan cuaca matahari yang menimbulkan badai matahari tersebut dapat mempengaruhi kondisi muatan antariksa hingga mempengaruhi magnet bumi. Hal tersebut disebabkan oleh titik hitam yang menjadi penyebab badai matahari, memiliki kekuatan magnet yang memancarkan gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik tersebut dapat mengganggu sesuatu yang menggunakan frekuensi radio & koneksi satelit, seperti handphone, internet, mesin ATM dan perbankan, sistem navigasi pesawat terbang, wireless network, GPS (Global Positioning System), dan sistem komunikasi yang menggunakan gelombang frekuensi tinggi (HF).
            Selain itu, gelombang elektromagnetik yang muncul dari badai matahari dapat mengganggu kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya karena magnet Bumi akan terganggu sehingga alat pacu jantung juga akan terganggu. Ketika badai matahari terjadi, NASA melarang awak stasiun antariksa untuk berjalan di luar angkasa karena badai tersebut memberi efek biologis. Ada spekulasi bahwa psikologi dari sifat  temperamen manusia juga akan terganggu dengan adanya gelombang elektromagnetik sehingga menjadi tidak terkontrol, cenderung brutal dan melakukan kerusuhan yang berbau anarkis.
 
 

0 comments :

Post a Comment

 
Gunakanlah Mozilla FireFox Versi Terbaru Untuk Memperoleh Hasil Terbaik Dari Blog Ini . Online Peoples